Lewati ke konten utama

Simulasi Take Over & Refinancing

Kalkulator Take Over KPR: Pindah atau Tetap, Mana yang Lebih Hemat?

Bandingkan KPR lamamu dengan KPR baru setelah take over atau refinancing. Kalkulator ini menghitung selisih total pembayaran, memasukkan biaya perpindahan, dan menunjukkan bulan ke berapa penghematan cicilan sudah menutup biaya itu (titik impas).

Diperbarui:

KPR yang sekarang

Bunga saat ini per tahun
%
Sisa tenor
bln

KPR baru

Bunga baru per tahun
%
Lama bunga tersebut berlaku (0 = sepanjang tenor)
bln
Tenor KPR baru
bln

Biaya perpindahan

Penalti pelunasan KPR lama
%
Provisi KPR baru
%

Angsuran KPR sekarang

Rp 6.607.537/bln

Angsuran KPR baru

Rp 6.333.789/bln

Total biaya perpindahan

Rp 25.000.000

Selisih bersih setelah biaya

Total pembayaran lebih hemat

Rp 7.849.779

Penghematan bunga Rp 32.849.779 dikurangi biaya perpindahan Rp 25.000.000.

Titik impas di bulan ke-92 (≈ 7 tahun 8 bulan).

Perbandingan total pembayaran

Tetap di KPR sekarangRp 792.904.421
Pindah (cicilan + biaya perpindahan)Rp 785.054.643
Hasil ini murni perbandingan angka dari data yang kamu isi. Nilai waktu uang, pajak, dan perubahan bunga floating setelah masa bunga baru tidak ikut dihitung. Minta penawaran tertulis dan rincian biaya dari kedua bank sebelum memutuskan.

Cara menggunakan kalkulator take over KPR

  1. Isi data KPR yang sekarang: sisa pokok (bukan plafon awal), bunga per tahun, dan sisa tenor dalam bulan. Datanya ada di rincian pinjaman atau aplikasi mobile banking.
  2. Isi data KPR baru dari penawaran tertulis: bunga, lama bunga itu berlaku, bunga sesudahnya, dan tenor. Kalau bunganya berlaku sepanjang tenor, biarkan kolom lamanya di angka 0.
  3. Isi biaya perpindahan: penalti pelunasan KPR lama, provisi KPR baru, dan biaya lain seperti administrasi, penilaian agunan, notaris, dan asuransi. Angka sebenarnya ada di perjanjian dan penawaran.
  4. Baca selisih bersih dan titik impas. Buka tabel per tahun untuk melihat bagaimana penghematan menumpuk dari waktu ke waktu.

Di halaman ini, take over berarti memindahkan sisa kredit ke bank lain, sedangkan refinancing berarti membuat kredit baru untuk melunasi kredit lama. Perhitungannya sama, jadi satu kalkulator cukup untuk keduanya.

Bagaimana perhitungannya bekerja

Angsuran bulanan tetap pada KPR anuitas dihitung dengan rumus yang sama dengan kalkulator pelunasan:

A = P × i × (1 + i)ⁿ ÷ ((1 + i)ⁿ − 1)

  • A: angsuran per bulan
  • P: sisa pokok pinjaman
  • i: bunga per bulan (bunga tahunan ÷ 12)
  • n: jumlah bulan

KPR lama: angsuran dihitung dari sisa pokok, bunga sekarang, dan sisa tenor. Total pembayaran adalah angsuran dikali sisa tenor.

KPR baru: pokoknya sama dengan sisa pokok lama. Selama masa bunga pertama, angsuran dihitung dengan bunga baru dan tenor baru. Setelah masa itu, kalkulator menghitung ulang angsuran dari sisa pokok yang tersisa, bunga berikutnya, dan sisa bulan. Biaya perpindahan diasumsikan dibayar di muka dan tidak ditambahkan ke pokok.

Selisih bersih = total pembayaran KPR lama − (total pembayaran KPR baru + biaya perpindahan). Titik impas adalah bulan pertama ketika selisih cicilan lama dan baru, dijumlahkan dari bulan pertama, sudah sama dengan atau melebihi biaya perpindahan.

Contoh perhitungan take over KPR

Misalnya sisa pokok KPR Rp 500.000.000 dengan bunga 10% per tahun dan sisa tenor 120 bulan (10 tahun). Angsuran sekarang Rp 6.607.537 per bulan dan total bunga sisa tenor Rp 292.904.421. Biaya perpindahan diasumsikan penalti 2%, provisi 1%, dan biaya lain Rp 10.000.000, jadi totalnya Rp 25.000.000. Persentase ini hanya asumsi ilustrasi, bukan ketentuan bank mana pun.

Perbandingan dua contoh skenario take over KPR
HasilContoh A
8,5% selama 36 bulan, lalu 10%
Contoh B
9% sepanjang tenor
Angsuran awalRp 6.199.284Rp 6.333.789
Angsuran setelah bulan ke-36Rp 6.498.630Rp 6.333.789
Total bunga KPR baruRp 269.059.173Rp 260.054.643
Penghematan bungaRp 23.845.248Rp 32.849.779
Biaya perpindahanRp 25.000.000Rp 25.000.000
Titik impastidak tercapaibulan ke-92
Selisih bersih setelah biaya−Rp 1.154.752Rp 7.849.779

Pelajaran dari kedua contoh: bunga awal yang terlihat lebih rendah belum tentu menang. Pada Contoh A, cicilan turun Rp 408.252 per bulan di awal. Setelah bunga kembali ke 10%, selisihnya mengecil menjadi Rp 108.907 per bulan, sehingga total penghematan bunga Rp 23.845.248 masih di bawah biaya perpindahan Rp 25.000.000. Pada Contoh B, bunga yang lebih rendah berlaku sepanjang tenor sehingga penghematan terus menumpuk dan biaya tertutup di bulan ke-92.

Hal yang perlu dicek sebelum pindah KPR

  • Bunga setelah masa awal. Tanyakan berapa bunga sesudah masa bunga pertama berakhir dan bagaimana cara menentukannya. Bunga floating bisa naik, jadi ulangi simulasi dengan beberapa angka. Penjelasan umumnya ada di artikel bunga KPR fixed dan floating.
  • Penalti di KPR lama. Besarnya tertulis di perjanjian dan sering berubah menurut lama kredit berjalan. Lihat penjelasan penalti pelunasan.
  • Semua biaya di KPR baru. Minta daftar biaya tertulis, termasuk yang dibayar di muka dan yang ditambahkan ke angsuran, lalu masukkan ke kolom biaya.
  • Tenor baru. Memperpanjang tenor menurunkan cicilan bulanan tetapi dapat menambah total pembayaran. Selisih bersih di kalkulator ini menangkap efek itu.
  • Rencana ke depan. Kalau berencana melunasi lebih cepat atau menjual rumah sebelum titik impas, penghematan belum sempat menutup biaya. Bandingkan juga dengan kalkulator pelunasan KPR dipercepat.

Batasan perhitungan

Kalkulator ini memakai angsuran anuitas dengan bunga yang kamu masukkan dan menganggap biaya perpindahan dibayar di muka. Perhitungan resmi bank bisa berbeda karena hitungan hari, denda, asuransi yang berubah mengikuti sisa pokok, dan ketentuan bunga yang tidak sederhana. Nilai waktu uang dan pajak tidak ikut dihitung. Anggap hasilnya sebagai gambaran awal untuk bahan bertanya ke bank, bukan sebagai keputusan.

Informasi di halaman ini bersifat umum dan edukatif, bukan nasihat keuangan. Hasil kalkulator adalah estimasi berdasarkan data yang kamu masukkan dan tidak menggantikan perhitungan resmi dari bank.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya take over dan refinancing KPR?

Di kalkulator ini, take over berarti memindahkan sisa kredit ke bank lain, sedangkan refinancing berarti membuat kredit baru untuk melunasi kredit lama. Cara menghitung perbandingannya sama, jadi satu kalkulator dipakai untuk keduanya.

Kapan take over KPR secara hitungan menguntungkan?

Ketika total pembayaran KPR baru ditambah biaya perpindahan lebih kecil daripada total pembayaran KPR lama, dan titik impas tercapai sebelum kamu berencana melunasi atau menjual rumah. Jika bunga baru hanya berlaku sebentar lalu naik, hitung dengan bunga setelah masa itu, karena penghematan awal bisa hilang.

Biaya apa saja yang perlu dimasukkan?

Penalti pelunasan KPR lama, provisi KPR baru, serta biaya lain seperti administrasi, penilaian agunan, notaris, dan asuransi. Besarnya berbeda di tiap bank dan produk, jadi ambil angkanya dari perjanjian kredit dan penawaran tertulis, bukan dari perkiraan umum.

Bagaimana kalau bunga baru hanya berlaku beberapa tahun?

Isi lama masa bunga baru (dalam bulan) dan bunga setelah masa itu. Kalkulator menghitung ulang angsuran dari sisa pokok pada saat bunga berubah. Karena bunga sesudahnya bisa berbeda, coba beberapa angka untuk melihat rentang hasilnya.

Apakah memperpanjang tenor membuat lebih hemat?

Memperpanjang tenor biasanya menurunkan cicilan bulanan, tetapi menambah jumlah bulan yang dibayar sehingga total pembayaran bisa naik. Kalkulator membandingkan total pembayaran sampai tenor terpanjang, jadi efek ini terlihat di selisih bersih.

Apakah hasilnya sama dengan hitungan bank?

Tidak selalu. Ini estimasi dengan angsuran anuitas dan biaya yang dibayar di muka. Hitungan bank bisa berbeda karena hitungan hari, denda, asuransi, dan ketentuan bunga. Gunakan hasilnya sebagai bahan bertanya, lalu minta rincian resmi.

Kalkulator lainnya